Review Komik The Demon King Overrun by Heroes. Komik The Demon King Overrun by Heroes yang mulai serialisasi pada 2025 kembali menarik perhatian pembaca di awal 2026. Manhwa isekai komedi dengan twist unik ini masih berlangsung dengan update rutin, dan telah mencapai sekitar 30 chapter hingga kini. Cerita tentang raja iblis yang justru kewalahan menghadapi pahlawan terlalu kuat ini semakin populer di kalangan penggemar genre role reversal dan parody fantasy. Dengan pendekatan lucu yang membalik trope klasik, karya ini terus menuai tawa sekaligus diskusi karena potensi cerita jangka panjangnya. BERITA VOLI
Plot dan Karakter Utama: Review Komik The Demon King Overrun by Heroes
Cerita berpusat pada Demon King bernama Lucius, yang baru saja bangkit setelah ratusan tahun tertidur. Ia berencana menaklukkan dunia seperti raja iblis pada umumnya, tapi langsung kaget saat tahu empat pahlawan legendaris sudah menunggu di depan kastilnya. Bukan Lucius yang menyerang, malah para hero ini terlalu overpower hingga langsung overrun kastilnya dalam sehari. Lucius terpaksa kabur, sembunyi, dan mulai bangun ulang pasukan sambil hindari kejaran hero yang terlalu antusias.
Lucius digambarkan arrogant tapi realistis, sering panik lucu saat rencananya gagal karena hero terlalu kuat. Karakter hero seperti warrior hiperaktif, mage jenius, priest penyayang, dan thief licik justru jadi sumber kekacauan utama. Interaksi antara Lucius dengan bawahannya yang setia tapi tak kompeten menambah komedi, membuat pembaca ikut tertawa dengan situasi terbalik ini.
Elemen Komedi dan Parody: Review Komik The Demon King Overrun by Heroes
The Demon King Overrun by Heroes unggul dalam parody trope fantasy klasik, seperti demon king revival yang langsung digagalkan hero OP, atau pasukan iblis yang lemah dibanding party pahlawan. Komedi datang dari perspektif Lucius yang frustrasi karena “skrip” dunia tak berjalan sesuai harapan raja iblis. Adegan chase, salah paham, dan upaya Lucius rekrut monster baru terasa segar karena role reversal total.
Ilustrasi ekspresif menangkap momen panik Lucius dan ekspresi hero yang overconfident dengan baik. Tempo cerita cepat dengan chapter pendek penuh punchline, cocok untuk bacaan ringan tapi addicting berkat cliffhanger soal pertemuan berikutnya.
Kelebihan dan Kritik
Komik ini dipuji karena konsep role reversal yang inovatif, humor slapstick tapi cerdas, serta karakter Lucius yang relatable meski villain. Banyak pembaca suka bagaimana cerita olok trope isekai/fantasy tanpa jadi sinis, plus potensi arc panjang saat Lucius mulai balas dendam kecil-kecilan. Update rutin dan chapter lucu membuatnya cocok isi waktu luang.
Di sisi lain, beberapa kritik bilang komedi kadang repetitif dengan formula “hero terlalu kuat → Lucius kabur”, side character hero kurang dieksplor, serta pacing awal terlalu fokus gag tanpa build up dunia. Ada yang merasa humor bergantung terlalu banyak pada misunderstanding. Meski begitu, setelah 15-20 chapter, cerita mulai tambah layer dan semakin menghibur.
Kesimpulan
The Demon King Overrun by Heroes membuktikan parody fantasy bisa sangat menghibur di awal 2026 ini. Kisah Lucius yang kewalahan jadi raja iblis mengingatkan bahwa terlalu overpower tak selalu menyenangkan, terutama jika posisinya terbalik. Dengan komedi segar, karakter ikonik, dan update berkelanjutan, komik ini layak diikuti bagi penggemar isekai komedi yang ingin tawa lepas. Secara keseluruhan, ini manhwa ringan tapi potensial besar, cocok untuk bacaan santai yang bikin hari lebih cerah tanpa beban drama berat.